Kontroversi Salam Lintas Agama, Apa Kata Alkitab?

Kata Alkitab / 20 June 2024

Kalangan Sendiri
Kontroversi Salam Lintas Agama, Apa Kata Alkitab?
Sumber: Jawaban.com
Puji Astuti Official Writer
9049

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram mengucapkan salam lintas agama. Hal ini menimbulkan pro kontra di kalangan masyarakat, karena Indonesia sebagai sebuah negara kesatuan hidup berdampingan dalam keberagaman suku dan agama. Mengucapkan salam lintas agama bukan hanya sebagai sebuah salam pembuka atau sapaan, namun lebih dari itu sebagai sebuah ungkapan toleransi atar umat beragama.  

BACA JUGA: Fatwa Terbaru MUI Tentang Salam Lintas Agama Tuai Pro Kontra

Dalam budaya masyarakat Indonesia, mengucapkan salam adalah hal yang penting sebagai sebuah ungkapan sopan santun dan rasa hormat. Lalu, bagaimana pandangan Kristen dalam hal mengucapkan salam? Mari kita lihat bersama apa Kata Alkitab tentang mengucapkan salam. 

Kata Alkitab Tentang Mengucapkan Salam 

Memberi salam dan memberkati orang lain saat bertemu adalah tindakan yang sangat didukung dalam ajaran Kristen. Melalui ayat-ayat Alkitab dan pandangan teologis, kita melihat bahwa salam bukan hanya bentuk sopan santun, tetapi juga sarana untuk menyebarkan kasih, damai sejahtera, dan berkat Allah. Dalam interaksi sehari-hari, baik kepada sesama orang Kristen maupun kepada mereka yang berbeda keyakinan, memberi salam dengan tulus adalah cerminan dari kasih Kristus yang sejati. 

Ketika Tuhan Yesus Kristus mengutus murid-muridnya untuk pergi berdua-dua untuk memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit, mereka diperintahkan untuk mengucapkan salam.  

“Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.”  

Lukas 10:5-6 

Kata damai sejahtera dalam hal ini mengacu pada ucapan salam yang lazim diucapkan oleh orang Israel, yaitu “Shalom aleichem” (שָׁלוֹם עֲלֵיכֶם).  

Baca halaman selanjutnya →

Sumber : Jawaban.com | Puji Astuti
Kalangan Sendiri
Halaman :
12Tampilkan Semua

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?